Program adalah susunan atau urutan perintah-perintah sederhana yang diberikan kepada komputer untuk memecahkan beberapa permasalahan. Jika sebuah program telah ditulis dan dilakukan Debugging, komputer akan dapat mengeksekusi program tersebut dengan sangat cepat dan dengan cara yang sama setiap saat tanpa kesalahan.
Kebanyakan Mikroprosesor memiliki kesamaan dalam perintah atau instruksi. Intsruksi Transfer data dapat menggunakan perintah LOAD atau MOVE, Instruksi Matematika sederhana menggunakan perintah ADD, SUBTRACT, MULTIPLY, DEVIDE.
Langkah-Langkah Pengembangan Program
Menurut Douglas ada empat langkah yang harus dilakukan dalam mengembangkan program komputer yaitu:
1. Pendefinisian permasalahan,
2. Representasi kerja program,
3. Penemuan instruksi-instruksi yang benar, dan
4. Penulisan program.
Pendefinisian Permasalahan
Langkah pertama yang harus dilakukan dalam menulis program adalah memikirkan secara cermat permasalahan yang ingin diselesaikan menggunakan program komputer. Dengan kata lain, apa yang ingin dikerjakan oleh sebuah program. Jika anda telah berpikir tentang permasalahan, ini merupakan ide yang yang sangat baik dalam menulis apa yang dinginkan dalam membuat program. Sebagai contoh ilustrasi masalah menyeberang di jalan yang sangat ramai.
Representasi Kerja Program
Sekuen atau formula kerja yang digunakan untuk memecahkan masalah pemrograman disebut Algoritma program. Programmer harus menggunakan daftar urutan pekerjaan. Dalam kasus permasalahan menyeberang jalan step.
perintah-perintah sederhana dapat dinyatakan sebagai berikut:
Step 1 : Berjalanlah ke sudut jalan dan berhenti
Step 2 : Lihat dan cermati lampu pengatur lalu lintas
Step 3 : Apakah pada arah anda lampu menyala hijau?
Step 4 : Jika lampu pada arah anda menyala merah, kembali ke Step 2 (Untuk keadaan lain teruskan ke Step 5)
Step 5 : Lihat ke arah kiri
Step 6 : Apakah masih ada kendaraan yang lewat?
Step 7 : Jika ia, kembali ke Step 5
Step 8 : Lihat ke arah kanan
Step 9 : Apakah masih ada kendaraan yang lewat?
Step 10 : Jika ia, kembali ke Step 8
Step 11 : Menyeberanglah dengan hati-hati
Kesebelas langkah ini adalah bahasa bayi atau bahasa aras rendah, yang pada kenyataannya dilakukan pada setiap menyeberang jalan yang sibuk dan ada lampu mengatur lalu lintas. Kesebelas sekuen perintah ini disebut juga dengan Algoritma Program.
Perkembangan dimulai pada tahun 1982, saat Conference of European Posts and Telegraphs (CEPT) membentuk kelompok belajar yang disebut Groupe Spécial Mobile (arti inisial GSM). Kelompok tersebut mempelajari dan mengembangkan sistem selular publik pan-Eropa dalam frekuensi 900 MHz, menggunakan spectrum yang telah ditempatkan terlebih dahulu.
Pada waktu itu, terdapat beberapa sistem selular analog yang berlainan di beberapa negara Eropa. Beberapa criteria dasar untuk sistem yang mereka ajukan adalah:
1) Kualitas bicara subyektif yang baik
2) Biaya servis dan terminal yang rendah
3) Membantu untuk international roaming
4) Kemampuan untuk menyangga terminal genggam
5) Membantu untuk jarak servis baru dan fasilitas
6) Efisiensi spectral
7) Kompatibilitas ISDN
Pada tahun 1989, tanggung jawab GSM dialihkan ke European Telecommunication Standars Institute (ETSI), dan rekomendasi tahap I diumumkan pada tahun 1990. Pada waktu itu, Inggreris meminta spasifikasi berdasarkan pada GSM tetapi untuk berat jenis pemakai yang lebih tinggi dengan tenaga stasion bergerak yang kecil dan bekerja pada 1.8 GHz. Spesifikasi untuk sistem ini disebut Digital Cellular System (DCS1800) yang dipublikasikan pada tahun 1991. Operasi komersial jaringan GSM dimulai pada pertengahan 1991 di negara-negara Eropa. Pada awal tahun 1995, ada 60 negara dengan operasional atau rencara jaringan GSM di Eropa, Timur Tengah, Timur Jauh, Australia, Africa, dan Amerika Selatan dengan total lebih dari 5.4 juta pelanggan.
